Category: Bisnis Online

Cara Bisnis Online untuk Pemula

Cara-Bisnis-Online-untuk-Pemula

Menjadi seorang pebisnis adalah pilihan. Cara bisnis online untuk pemula dari admin kursus jualan online ini dapat menjadi panduan praktis Anda sebelum memulai usaha.

Memulai bisnis adalah hal yang sulit bagi sebagian orang. Berbagai pertanyaan dan keraguan muncul, seputar modal, produk yang akan dijual dan siapakah target pasarnya.

Berbisnis tidak harus dilakukan dengan membuka kios atau ruko, Anda dapat melakukannya dari rumah sambil mengurus rumah tangga.

Ya, bisnis online merupakan salah satu alternatif usaha bagi Anda yang menginginkan penghasilan tambahan. Cara bisnis online untuk pemula menjadi penting untuk diperhatikan, mengingat pesaing Anda di luar sana sangatlah banyak dan beragam.

Oleh karena itu, bekali diri Anda dengan pengetahuan tentang internet marketing dan mulailah persiapkan mental Anda.

Tips Jitu Cara Bisnis Online Untuk Pemula

Berbisnis secara online membutuhkan perencanaan yang matang dan harus siap menghadapi risiko. Berikut beberapa tips bagi Anda yang akan memulai bisnis secara online.

1. Bangun perspektif positif tentang bisnis

Hal utama yang harus Anda lakukan adalah tenangkan pikiran dan kembangkan daya kreatif Anda untuk memulai usaha.

Hilangkan perspektif negatif tentang online business dan bangun visi misi yang kuat, agar Anda menjalaninya dengan senang hati tanpa kekhawatiran. 90% orang gagal dalam berbisnis karena mindset yang salah.

2. Tentukan produk barang atau jasa yang akan diperjualbelikan

Lakukan analisis dan survey peluang usaha yang sedang trend di pasaran. Kemudian tentukan produk apakah yang akan Anda tawarkan kepada masyarakat. Sesuaikan juga harga produk dengan jangkauan pendapatan target pasar.

3. Buatlah wadah jual beli

Selanjutnya, buatlah wadah jual beli produk Anda. Tentukan sarana pendukung sebagai wadah jual beli. Misalnya marketplace, chat, atau sosial media.

Hal ini penting untuk memberikan fokus pelayanan kepada calon customer Anda agar menerima informasi secara detail.

4. Lakukan pemasaran dengan gencar

Produk sebaik apapun apabila tidak dipasarkan akan sia-sia, persiapkan sosial media Anda seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan sebagainya untuk melakukan publikasi dan promosi. Ingat, promosikan dengan sopan dan tak merendahkan.

Demikianlah cara bisnis online untuk pemula. Anda dapat menerapkannya tanpa ragu. Jalankan bisnis Anda dengan jujur, cermat, dan sportif. Sudah siapkah untuk memulai bisnis hari ini?

3 Tips Ampuh Menarik Minat Pembeli Milenial yang Jarang Disebar di Google

3-Tips-Ampuh-Menarik-Minat-Pembeli-Milenial-yang-Jarang-Disebar-di-Google

Generasi milenial adalah generasi yang lahir pada 1980-an hingga akhir 1990-an. Sekarang, generasi milenial telah memasuki usia kerja dan akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi di dunia.

Dengan lebih dari 90 juta orang, milenial sekarang menjadi salah satu target pasar berbagai perusahaan. Namun, memasarkan produk ke milenial memiliki tantangan tersendiri.

Milenial yang tumbuh dengan teknologi sekarang dapat dengan mudah meneliti dan membandingkan produk yang ditawarkan kepada mereka.

Mereka menjadi lebih percaya pada testimonial di internet, daripada iklan yang ditampilkan oleh perusahaan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Snapcart, milenial adalah pembelanja online terbesar di Indonesia dengan lebih dari 50%.

Inilah yang membuat industri ritel terus memeras otak mereka untuk bertahan hidup di tahun-tahun mendatang. Tetapi tentu saja, itu tidak berarti milenial adalah pasar yang mustahil untuk diolah.

Dengan strategi yang tepat, Anda juga bisa mendapat untung besar di pasar milenial ini. Berikut adalah tips untuk menghasilkan uang di pasar milenial.

  1. Siapkan toko online Anda

Milenial sangat dekat dengan teknologi internet. Baik melalui komputer dan telepon pintar, milenial sangat bergantung pada informasi yang beredar di Internet.

Jika bisnis Anda tidak dapat ditemukan di internet, maka kemungkinan mereka kehilangan minat pada produk yang Anda tawarkan.

Untuk mengatasinya, Anda harus mengatur toko online. Saat ini ada banyak pasar yang bisa Anda jadikan kios jualan. Bagi Anda yang sudah memiliki toko fisik, toko di dunia maya adalah salah satu media pemasaran yang baik.

Misalnya Anda memiliki bisnis yang menjual pakaian. Memiliki toko fisik adalah salah satu keuntungan karena pembeli dapat mengetahui bahwa toko Anda dapat dipercaya.

Selain toko online, Anda juga dapat memasarkan produk Anda di media sosial. Milenial menghabiskan banyak waktu di media sosial, baik Facebook maupun Instagram. Dua media sosial ini adalah lahan subur untuk memasarkan produk apa pun.

Jika Anda memutuskan untuk membuka toko online di situs web Anda sendiri, maka pastikan situs web Anda dapat diakses menggunakan ponsel dan komputer.

Sebagian besar situs web belum dioptimalkan untuk ponsel, meskipun milenial berbelanja lebih secara online menggunakan ponsel.

Selain itu, informasi tentang produk Anda harus dikemas dengan cara yang sederhana namun menarik. Milenial hanya membutuhkan beberapa detik untuk memutuskan apakah produk Anda menarik atau tidak.

  1. Pemasaran menggunakan konten kreatif

Saat ini, milenial tampaknya melupakan bentuk periklanan konvensional. Kemajuan teknologi telah membuat generasi milenial memiliki selera yang berbeda dari generasi sebelumnya.

Untuk alasan ini, Anda harus memasarkan produk Anda menggunakan konten kreatif. Dalam memasarkan produk yang menggunakan konten kreatif, Anda harus mengembangkan kampanye milenial sebagai tolok ukur.

Milenial biasanya menyambut konten yang dapat membangkitkan emosi atau imajinasi mereka. Karena itu, penting untuk membangun merek bisnis Anda di dunia maya.

Selain mampu menarik minat milenial, konten yang menarik juga mampu menjadikan milenial loyal terhadap suatu produk. Dengan kampanye yang sempurna, produk Anda akan menjadi satu-satunya yang ada di benak milenium.

  1. Gunakan influencer media sosial

Menurut Google, milenial lebih memercayai influencer di YouTube dan Instagram daripada selebriti biasa. Generasi Milenial yang semakin pintar sekarang mempercayai lebih banyak ulasan yang diberikan oleh orang-orang di dunia maya.

Milenial sekarang tidak lagi percaya pada klaim yang diakui oleh selebriti ketika iklan di acara televisi. Karena itu, untuk menempatkan produk Anda di peta belanja milenial, Anda harus bekerja dengan influencer.

Influencer ini biasanya memiliki strategi pemasaran mereka sendiri. Jadi, mereka dapat membuat konten yang menarik untuk memasarkan produk Anda.

Tetapi influencer ini juga memiliki reputasi yang ingin mereka lindungi. Jadi beberapa dari mereka cukup selektif tentang produk apa yang mereka pasarkan.

Setiap influencer biasanya memiliki bidangnya masing-masing. Agar produk Anda dipasarkan dengan baik, maka pilihlah influencer yang benar-benar cocok dengan produk Anda.

Akibatnya, dukungan yang mereka berikan terasa lebih otentik sehingga pengikut mereka bisa lebih percaya. Karena itu, pertama-tama Anda harus meneliti tentang influencer mana yang cocok untuk produk Anda.