Berikut-Beberapa-Hal-Yang-Perlu-Diketahui-Saat-Kurban-Kambing

Kambing merupakan salah satu jenis hewan kurban yang diperbolehkan untuk disembelih. Hal ini dikarenakan kambing merupakan hewan yang termasuk dalam golongan Bahiimatul Al An’aam yang berarti hewan ternak.

Hewan lain yang termasuk dalam golongan Bahiimatul Al An’am adalah unta dan sapi. Di Indonesia, kambing merupakan salah satu jenis hewan kurban yang paling banyak dijumpai ketika Hari Raya Kurban atau Idul Adha.

Lalu bagaimana hukum kurban kambing yang sesuai dengan syariat agama Islam? Berikut admin jual sapi limosin sajikan penjelasannya.

Hukum ibadah kurban adalah Sunnah Muakkad yang diperuntukkan bagi mereka yang mampu seara materi dan tidak sedang melakukan perjalanan (Safar).

Jika anda ingin berkurban kambing, maka beberapa hal yang perlu anda perhatikan agar hewan kurban yang akan disembelih layak dan sah adalah sebagai berikut :

Untuk kambing dengan jenis domba minimal usia 1 tahun. Untuk kambing biasa minimal berusia hampir mendekati dua tahun, atau lebih sedikit dari dua tahun dianggap lebih baik.

  1. Kondisi Kambing.

Untuk layak dan sah dijadikan sebagai hewan kurban, kambing harus memiliki kondisi yang sehat dan tidak cacat sedikitpun.

  1. Satu Kambing Hanya Untuk Satu Orang.

Kambing tidak boleh dikurbankan secara kolektif, satu kambing hanya diperuntukkan bagi satu orang saja.

  1. Waktu Penyembelihan.

Agar sah saat melakukan ibadah kurban, sebaiknya penyembelihan kambing dilakukan usai shalat Idul Adha hingga matahari terbenam saat tanggal 13 Dzulhijjah.

Mengapa Kambing Tidak Bisa Dikurbankan Secara Kolektif?

Selain jenis hewan kurban, terdapat beberapa syarat jika hendak melakukan ibadah kurban yaitu jumlah orang yang berkurban.

Di dalam ketentuan sudah dijelaskan jika kurban untuk seekor kambing hanya diperuntukkan bagi satu orang, sedangkan sapi atau unta diperbolehkan untuk tujuh orang.

Namun saat ini ada beberapa pendapat yang menyatakan jika kurban kambing boleh digunakan untuk berkurban satu keluarga.

Dalam hal yang satu ini beberapa Ulama menyatakan jik memang diniatkan  untuk satu keluarga, maka cukup untuk menyertakan nama perkurban dan kemudian niatkan untuk satu keluarga.

Yang dimaksud dalam hukum kurban kambing hanya diperuntukkan untuk satu orang adalah masalah terkait dengan orang yang menanggung biayanya, namun jika diniatkan untuk satu keluarga maka diperbolehkan.