Tipe Kayu Anti Rayap yang Bisa Kamu Pakai

Tipe-Kayu-Anti-Rayap-yang-Bisa-Kamu-Pakai

Rayap sangat menyukai kayu. Kamu bisa mengatasi kehadiran rayap dengan memakai jenis kayu anti rayap. Siapa yang tidak mengenal rayap? Hewan ini merupakan salah satu jenis hewan yang harus segera dibasmi.

Jika tidak, perabotan yang terbuat dari kayu akan cepat rusak. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa ada beberapa jenis kayu yang memiliki karakteristik anti rayap?

Kayu Anti Rayap

Jika kamu penasaran dengan jenis kayu apa saja yang tidak diserang rayap, kamu bisa menyimak penjelasannya dari penyedia jasa anti rayap berikut ini.

  • Kayu Jati

Jenis kayu pertama adalah kayu jati. Kayu jati merupakan jenis kayu yang cukup terkenal. Hampir semua perabotan bisa dibuat menggunakan kayu jati.

Jenis kayu ini bisa tumbuh sangat tinggi, yaitu bisa mencapai 30 – 40 m. Di Indonesia, terdapat beberapa hutan kayu jati. Jadi, jenis kayu ini cukup mudah untuk didapat.

Kayu jati memiliki struktur batang yang cukup kuat jika dibandingkan dengan jenis kayu yang lain. Hal itulah yang menyebabkan kayu jati sangat awet jika dipakai sebagai bahan dasar membuat perabotan.

  • Kayu Ulin

Selain kayu jati, jenis kayu anti rayap selanjutnya adalah kayu ulin. Jika kayu jati banyak ditemukan di Pulau Jawa, kayu ulin justru lebih banyak ditemukan di Pulau Kalimantan.

Kayu ulin juga memiliki ukuran yang cukup tinggi, yaitu setinggi 50 m. Karena struktur batangnya yang kokoh, kayu ulin juga bisa dipakai untuk pondasi yang ada dalam air.

Itulah mengapa banyak rumah di pinggir rawa atau sungai yang menggunakan jenis kayu ini karena sangat aman ketika digunakan.

  • Kayu Merbau

Kayu merbau merupakan jenis kayu yang bisa ditemukan di hampir seluruh daerah Indonesia. Sama seperti kayu ulin, kayu merbau juga bisa memiliki ukuran setinggi 50 m.

Selain tahan terhadap serangan rayap, kayu merbau juga anti jamur. Keunggulan itulah yang membuat kayu merbau digemari oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai bahan dasar perabotan.

Selain tiga jenis kayu anti rayap yang telah disebutkan, nyatanya masih banyak jenis kayu lain. Contohnya adalah kayu sonokeling, sengon laut, dan lain-lain.